Akhir Rasa Jerman Di Mercedes?

Nico Rosberg yang keluar sebagai juara dunia F1 2016 ternyata menjadi sesuatu hal yang merepotkan bagi Mercedes. Juara dunia 2016 tersebut yang secara mengejutkan mengumumkan pensiun dari F1 kini menyisakan masalah bagi Mercedes. Kini bola panas berada di Mercedes, apakah tim tersebut akan tetap mempertahankan tradisi menggunakan pebalap lokal pada ajang F1?

Lima hari setelah memastikan gelar juara F1 2016 di GP Abu Dhabi, 27 November, Nico Rosberg secara mengejutkan memutuskan untuk pensiun dari F1 setelah merebut gelar juara pertamanya di ajang jet darat tersebut.

Mercedes yang otomatis kehilangan 1 pembalapnya tersebut saat ini harus bergerak cepat untuk mencari pengganti Rosberg untuk mendampingi Lewis Hamilton pada musim 2017. Hal ini dikarenakan F1 2017 akan memulai balap perdana atau digelar pada 26 Maret mendatang di Sirkuit Melbourne, Australia.

Sejumlah pembalap muncul untuk menjadi kandidat pengganti Rosberg. Mulai dari 2 pembalap cadangan Mercedes, Pascal Wehrlein dan Esteban Ocon hingga pembalap yang telah pernah mencicipi gelar juara dunia seperti Vettel dan Alonso.
akhir-rasa-jerman-di-mercedes
Selain nama diatas, terdapat beberapa nama yang disebut potensial untuk menjadi pengganti Rosberg seeprti Valtteri Bottas, Carlos Sainz Jr dan juga pembalap muda berbakat Red Bull Racing Max Verstappen.

Hal yang menarik yang menarik dari daftar tersebut adalah jumlah pembalap Jerman yang akan menggantikan Vettel hanya memiliki 2 pembalap yang berasal dari jerman. Sejarah mencatat bahwa Mercedes selalu menggunakan jasa pembalap asal Jerman untuk ajang F1.

Diantara 2 pembalap jebolan tim akademi Mercedes, Wehrlein memiliki peluang terbesar pasalnya, sesama pembalap cadangan Mercedes yaitu Ocon telah dipastikan akan menjadi bagian dari tim Force India pada musim depan sedangkan Wehrlein sendiri belum dipastikan akan memperkuat tim mana pada musim depan.

Pada level pembalap senior, terdapat Alonso yang diprediksi memiliki peluang yang cukup besar karena tengah mengalami masa sulit di McLaren. Untuk Vettel sendiri, Mercedes kemungkinan akan mengalami jalan terjal karena Vettel saat ini masih memiliki kontrak dengan Ferrari hingga 2017. Selain itu Ferrari sebagai salah satu kompetitor Mercedes di F1 tentunya tidak ingin melepas jaura dunia F1 empat kali tersebut.

Terakhir adalah peluang antara Bottas, Sainz dan Verstappen. Dari ketiga nama tersebut, Verstappen merupakan pembalap yang dapat dikatakan lebih pantas untuk menggantikan Rosberg karena pembalap muda tersebut merupakan salah satu pembalap fenomenal musim ini dan diprediksi akan dapat menjadi salah kandidat juara dunia F1 dalam beberapa tahun kedepan.

Menarik untuk melihat keputusan Mercedes. Jika tim Jerman tersebut ingin mempertahankan tradisi pembalap Jerman di dalam tim Mercedes maka opsi yang tersisa tinggal hanya Wehrlein dan juga Vettel. Secara peluang Wehrlein lebih baik karena Wehrlein yang berstatus sebagai pembalap muda akan lebih mudah untuk bekerjasama dengan Lewis Hamilton yang berstatus sebagai pembalap senior dan juga kandidat juara.

Selain faktor tersebut, melihat trend tim besar F1 beberapa musim terakhir. Tim-tim tersebut mulai fokus dalam mempromosikan pembalap mudah seperti Red Bull yang mempromosikan Verstappen dan McLaren yang hampir pasti menunjuk Stoffel Vandoorne sebagai pengganti Jenson Button.

Kondisi tim Mercedes akan berubah jika mereka tidak lagi memperhatikan faktor Jerman dalam tim karena Verstappen akan menjadi pilihan paling layak untuk mengisi kokpit kedua Mercedes.

12 Atlet PON 2016 Dinyatakan Positif Doping

Setelah melalui pemeriksaan di National Dope Testing Laboratory di New Delhi, India, sebanyak 12 sampel urine yang merupakan atlet yang ikut serta dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON 2016 dinyatakan positif doping.

Temuan tersebut meningkat dibandingkan dengan jumlah atlet positif doping pada PON Riau 2012. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak yang melakukan test doping PON 2016, atlet dengan indikasi positif doping berasal dari cabang olahraga berkuda, menembak, binaraga dan yang terakhir adalah angkat besi.

Hasil tersebut telah diserahkan kepada pihak yang memiliki otoritas seeprti Kementerian pemuda dan Olahraga, Ketua Panitia Besar PON Jabara 2016 dan juga Ketua Umum KONI.
12-atlet-pon-2016-dinyatakan-positif-doping
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto yang dihubungi mengatakan bahwa terdapat beberapa atlet PON Jabar 2016 yang telah tersangkut kasus doping.

“Informasi tersebut benar. Jumlah yang terindikasi doping meningkat dari jumlah pada PON sebelumnya yaitu PON Riau 2012,” kata Broto.

Gatot juga mengatakan bawah Menpora Imam Nahrawi telah mengetahui temuan doping ini. Konfirmasi mengenai laporan yang dikeluarkan oleh National Dope Testing Laboratory juga dibenarkan oleh Ahmad Heryawan yang menjabat sebagai Ketua Umum PB PON Jabar 2016.

“Secara pribadi saya telah mengetahui hasil laboratorium tersebut dan sangat prihatin jika hasil tersebut valid karena telah mencoreng PON Jabar 2016. Laporan terakhir yang saya terima itu berasal dari Sub-Bidang Kesehatan PB PON,” kata pria yang akrab dipanggil Aher dan juga dikenal santun.

Walaupun demikian, Aher menilai bahwa jumlah atlet yang terbukti positif doping masih kecil jika dibandingkan dengan total jumlah atlet yang mendapatkan medali emas yang mencapai 765 medali. “Pelanggarannya masih kecil ya. Masih bisa dihitung dengan jari dan masih dalam batas kewajaran jadi menurut saya tidak perlu dipersoalkan lebih lanjut,” kata Aher.

Dibandingkan dengan temuan pada PON sebelumnya, jumlah temuan PON kali ini merupakan temua terbesar. Pada PON 2008 di Kalimantan Timur terdapat 5 sampel yang positif doping sementara itu pada PON Riau 2012 ditemukan 8 sampel. “Ini tentunya akan jadi bahan inspeksi dari Kemenpora dan juga KONI beserta PON. Pada PON berikutnya mungkin akan ada perubahan regulasi dan pengetatan bagi daerah yang ingin mencalonkan menjadi tuan rumah seperti komitmen tidak adanya doping,” kata Gatot.

Ribuan Pendukung Marquez di Cervera Rayakan Gelar Marquez

Juara dunia MotoGP 2016, Marc Marquez merayakan gelar juara kelimanya di kampung halaman di Cervera. Perayaan itu juga dihadiri oleh para penduduk Cervera yang juga adalah pendukungnya.

Cervera adalah kota kecil berjarak 55 kilometer dari Barcelona. Sudah menjadi tradisi dari penduduk Cervera untuk merayakan gelar situs poker Marquez karena perayaan ini bukanlah pertama kalinya diadakan oleh penduduk Cervera. Terhitung mereka telah mengadakan sebanyak 5 kali termasuk gelar 2016 perayaan yang serupa.

Tahun ini tidak terdapat hal yang berbeda dari sebelumnya, ribuan warga Cervera hadir merayakan gelar Marquez sepanjang hari Minggu. Peryaan yang diadakan di Balai Kota Cervera sebagai titik awal sebelum Marquez diarak untuk mengelilingi kota Cervera.

Arak-arakan ini akan berakhir di Plaza Plus XII. Bendera merah dengan nomor balap Marquez yaitu 93 juga turut dikibarkan sepanjang arak-arakan tersebut. Para penggemar Marquez yang hadir juga turut meneriakkan Give me Five yang merupakan jargon khusus agen poker untuk Marquez yang berhasil menjadi juara dunia kelima kalinya.

Marquez berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP 2016 setelah berhasil mengalahkan Valentino Rossi dengan selisih poin yang tidak seketat musim lalu. “Saya merasa terhormat setelah melihat semua orang hadir pada perayaan hari ini. Sebelum GP Valencia, saya sempat bersepeda dan melihat jalan-jalan telah dihiasi dengan hiasan yang ada nama saya. Melihat itu saya sangat senang,” kata Marquez.

“Saya sangat menghargai dukungan para penggemar dari Cervera baik saat-saat indah seperti ini ataupun saat-saat sulit. Saya merasa terhormat dengan sambutan ini.”

Marquez dapat hadir merayakan gelar dunia kelima nya bersama penduduk Cervera setelah Repsol Honda Teman Poker99 membatalkan keikutsertaan The Baby Alien tersebut dalam tes di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 23 November mendatang.

Yamaha Tidak Izinkan Lorenzo Untuk Jalani Tes Dengan Ducati

Yamaha sepertinya tidak memilih untuk pada posisi menolak permintaan Lorenzo untuk dapat melakukan tes dengan Ducati pada akhir bulan ini. Keputusan Yamaha tersebut dapat dikatakan sebagai keputusan profesional walaupun pabrikan jepang tersebut memiliki hubungan lama dan baik dengan Jorge Lorenzo.

Dua hari setelah GP Valencia berakhir, terdapat beberapa tim yang telah melakukan tes resmi di Valencia dan Lorenzo pada saat itu mendapatkan izin untuk melakukan uji coba dengan Ducati akan tetapi tes yang diminta kali ini adalah tes terpisah dari yang telah dijadwalkan oleh Dorna sehingga tes yang rencananya di adakan di Jerez tersebut ditolak oleh Yamaha.
yamaha-tidak-izinkan-lorenzo-untuk-jalani-tes-dengan-ducati
“Berdasarkan kontrak, pebalap Yamaha tidak memiliki hak untuk mencoba motor milik pabrikan lain selain Yamaha dan kontrak kami tersebut berlaku hingga 31 Desember.”

“Pada tes di Valencia tersebut merupakan kesepakatan antara semua pabrikan dan oleh karena itu kami memberikan Jorge kesempatan untuk mencoba menunggangi motor Ducati di Valencia. Kami merasa hal tersebut sudah cuku,” kata bos Yamaha Lin Jarvis.

Bagi Jarvis sendiri, kontrak kerja tersebut merupakan sebuah hubungan profesional antara pabrikan dan juga pebalap sehingga setiap pihak harus memahami dan tunduk terhadap kontrak tersebut. Berakhirnya musim MotoGP di Valencia tidak berarti tugas Lorenzo di Yamaha telah selesai karena masih terdapat beberapa agenda promosi yang masih harus diselesaikan oleh Lorenzo.

“MotoGP bukanlah sekedar olahraga akan tetapi juga merupakan bisnis. Yamaha telah mengeluarkan banyak uang untuk kontrak pebalap dan kami mengharapkan mereka tetap ada didalam tim hingga kontrak tersebut habis.”

Kami tentunya ingin mengembalika investasi tersebut. Setelah seri terakhir bukanlah berarti bahwa pekerjaan pemain sudah selesai karena pebalap masih harus melakukan promosi baik itu untuk merek Yamaha ataupun untuk sponsor dan partner kami,” kata Jarvis.

Mourinho : Mkhitaryan Tidaklah Cedera Akan Tetapi Membutuhkan Waktu Beradaptasi

Pelatih Portugal tersebut mengatakan bahwa salah satu rekrutannya besarnya pada musim panas ini telah fit dan berlatih dengan tim seperti biasanya akana tetapi mengatakan bahwa gelandang Armenia tersebut masih harus berjuang untuk dapat membiasakan diri dengan intensitas yang ada dalam sepakbola Inggris.

Jose Mourinho mengkonfirmasi bahwa Henrikh Mkhitaryan tidak dalam kondisi cedera akan tetapi masih membutuhkan waktu Sbobet Mobile untuk beradaptasi dengan Premier League setelah pindah dari Borussia Dortmund pada musim panas ini.
Mourinho : Mkhitaryan Tidaklah Cedera Akan Tetapi Membutuhkan Waktu Beradaptasi
Saat ini Mkhirtaryan hanya tampil sebanyak 4 pertandingan untuk Setan Merah yang dimana pernampilan terakhirnya ketika kekalahan 2-1 Manchester United atas Manchester city. Pada pertandingan tersebut dirinya bermain sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

Pemain internasional Armenia tersebut tidak dimasukan pada pertandingan Piala Liga pada tengah pekan dengan City di Old Trafford dan Mourinho mengakui bahwa sang pemain Teman Judi tidak dalam keadaa cedera. “Mkhitaryan tidak dalam kondisi cedera dirinya tetap berlatih dengan team 100%,” kata Mourinho.

“Beberapa pemain memliki kemampuan untuk beradaptasi yang baik akan tetapi ada beberapa pemain yang membutuhkan waktu lebih untuk merasakan intensitasnya. Beberapa pemain juga membutuhkan waktu untuk merasakan kompetitas dan lever pekerjaan yang mereka lakukan tanpa memegang bola. Mkhi membutuhkan waktu untuk menjadi pemain hebat seperti yang kita tahu.”

Mourinho juga membandingkan kondisi Mkhitaryan dengan beberapa pemain top akun Sbobet yang dirinya rasa membutuhkan waktu lebih untuk beradaptasi ketika mereka pindah ke klub baru.

“Saya tidak suka untuk membicarakan pemain lain dari klub lain akan tetapi sebagai contoh adalah Willian yang ketika dirinya tiba di Chelsea mengalami beberapa masalah dan dirinya sanggup melalui masalah tersebut,” tambah Mourinho.

“Contoh lain adalah Di Maria yang tiba ke Madrid dari Portugal dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pemainan Madrid. Saya sangat yakin kepada Mkhi dan cepat atau lambat ini tidak akan jadi masalah lagi.” kata Mourinho.